PENCEGAHAN KECELAKAAN PADA ANAK | HealthyEnthusiast

You are here: » PENCEGAHAN KECELAKAAN PADA ANAK

PENCEGAHAN KECELAKAAN PADA ANAK

PENCEGAHAN KECELAKAAN PADA ANAK
0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)

Pencegahan Kecelakaan Pada Anak. Lebih banyak anak meninggal akibat kecelakaan daripada karena sakit, dan kecelakaan lalu lintas bertanggung jawab untuk sebagian besar kematian, dengan anak sebagai pejalan kak, penumpang atau pengendara.

Pada umumnya, anak – anak sampai usia 5 tahun mengalami kecelakaan di rumah dengan propori terbesar akibat luka bakar, terjatuh, dan keracunan, diataas usia 5 tahun lebih banyak terjadi diluar rumah dengan cidera karena jatuh dan olah raga merupakan bagian terbesar terpisah dari kecelakaan lalu lintas.

Anak laki – laki sampai 10 X lebih bessar kemungkinanya mengalami kecelakaan fatal, dan yang paling sulit bagi orang tua adalah mengetahui kapan mereka melindungi anak mereka secara berlebbihan sehubungan dengan tumbuh kembang anak.

I.      Pencegahan Cedera Selama Masa Bayi

 a.      Usia lahir – 4 Bulan

Pencapaian perkembangan mayor

  1. Reflek involunter
  2. Seperti reflek merangkak
  3. Dapat mendorong bayi kearah depan atau belakang
  4. Reflek kejut dapat menyebabkan tubuh menjejak
  • Aspirasi
  1. Tidak sebahaya pada kelompok usia ini
  2. Jangan menaburkan bedak langsung pada bayi
  3. Gendong bayi untuk beri makan
  4. Jangan menyangga botol
  5. Ketahui prosedur kedaruratan untuk tersedak
  6. Gunakan empeng dengan kontraksi utuh dan pegangan melengkung
  • Sufokasi/ tenggelam
  1. Simpan semua kantong plastik diluar jangkauan bayi
  2. Jangan menutup matras dengan plastik
  3. Gunakan matras keras dan selimut ringan tanpa bantal
  4. Pastikan desain keranjang bayi mengikuti peraturan dan matrasnya pas
  5. Posisikan keranjang bayi jauh dari perabot lain dan jauh dari radiator
  6. Hindari tidur di tempat tidur dengan bayi
  7. Jangan mengikatkan empeng dengan tali melingkari leher bayi
  8. Lepaskan oto pada saat tidur
  9. Jangan pernah meninggalkan bayi sendiri di kamar mandi
  10. Jangn meninggalkan bayi di bawah 12 bulan seorang diri  diatas matras orang dewasa
  • Jatuh
  1. Pasang selalu pagar keranjang bayi
  2. Jangan pernah meninggalkan bayi pada permukaan yang tinggi tanpa pelindung
  3. Bila anda ragu anda akan  tempat bayi dimana, letakakan di lantai
  4. Dapat berguling
  5. Meningkatkan koordinasi tangan mata dan reflek menggenggam volunter
  6. Restrain anak pada kursi bayi dan jangan ditinggalkan
  7. Hindari penggunaan kursi yang tinggi
  • Keracunan

Tidak sebahaya pada kelompok usia ini, tetapi harus mulai memfaksikan  penyelamatan dini

  • Luka bakar
  1. Pasang detektor asap di rumah
  2. Periksa air mandi
  3. Jangan menuangkan air panas bila berada di dekat bayi
  4. Perhatikan abu rokok yang dapat menjatuhi bayi
  5. Jangan meninggalkan bayi di bawah sinar matahari
  6. Cuci pakaian tahan api sesuai dengan petunjuk label
  7. Gunakan vaporizers cool- mist
  8. Jangan meninggalkan anak di mobil yang sedang di parkir
  9. Perhatikan pemakaian panas restrain mobil sebelum menempatkan anak di kursi
  10. Gunakan kewaspadaan penghangat
  • Kendaraan bermotor
  1. Membawa bayi dalam izin Negara,kursi mobil untuk bayi
  2. Jangan menempatkan bayi di kursi atau pangkuan
  3. Jangan manempatkan anak dalam keranjang atau kereta dorong di belakang mobil yang sedang diparkir
  • Cedera tubuh
  1. Hindari objek tajam dan bergerigi
  2. Jaga agar peniti popok tetap tertutup dan jauh dari bayi

 

b.      Usia 4 – 7 Bulan

Kemampuan perkembangan

  1. Berguling
  2. Duduk sebentar
  3. Memegang dan memainkan objej kecil
  4. Mengambil objek yang jauh
  5. Mempunyai koordinasi tangan – mata yang berkembang dengan baik.
  • Aspirasi
  1. Simpan objek kecil jauh dari jangkauan bayi
  2. Pertahankan lantai bebas dari objek kecil
  3. Perhatikan makanan
  4. Hindari menyimpan cairan toksik berlebihan
  5. Buang wadah beracun
  • Sufokasi
  1. Simpan balon yang tidak mengembang di luar jangkauan
  2. Pindahkan semua mainan ke ranjang bayi
  • Jatuh
  1. Lakukan restrein jika duduk di kursi yang tinggi
  2. Pertahankan pagar keranjang tempat tidur pada ketinggian penuh
  3. Dapat memfokuskan dan melokalisasi objek yang sangat kecil
  4. Memasukan  segala sesuatu ke mulut yang merupakan hal yang sangat menonjol
  5. Dapat mendorong tangan dan lutut ke atas
  6. Merangkak mundur
  • Keracunan
  1. Pastikan bahan dasar mainan
  2. Tempatkan bahan – bahan beracun di rak yang tidak terjangkau
  3. Buang baterai yang tidak terpakai
  4. Ketahui nomor telepon pusat kendali keracunan lokal
  • Luka bakar
  1. Pertahankan kran jauh dari jangkauan
  2. Tempatkan objek – objek panas di permukaan tinggi
  3. Batsi terpapar sinar matahari, pakai tabir surya
  • Kendaraan bermotor
  • Cedera tubuh
  1. Berikan mainan halus yang bulat, terutama dari kayu atau plastik
  2. Hindari objek lancip sebagai mainan
  3. Hindari mainan yang berbunyi keras
  4. Simpan objek tajam diluar jangkauan bayi

 

c.       Usia 8 -12 bulan

Pencapaian perkembangan mayor

  1. Merangkak
  2. Berdiri, memegang pada perabot
  3. Berdiri sendiri
  4. Mengitari perabot
  5. Berjalan
  6. Memanjat
  7. Mendorong objek
  8. Melempar objek
  9. Mampu mengambil objek kecil, mempunyai genggaman kuat
  10. Eksplorasi dengan menempatkan objek di dalam mulut
  11. Meningkatkan pemahaman terhadap perintah dan kalimat sederhana .
  • Aspirasi
  1. Jaga  agar kain tiras dan benda –benda kecil jauh dari jangkauan
  2. Perhatikan dalam memberikan table food
  3. Jangan biarkan anak bermain dengan bean bag
  • Sufokasi atau tenggelam
  1. Jaga agar pintu oven, pencuci piring, kulkas, pendingin dan mesin cuci, pengering baju tetap tertutup
  2. Awsi kontak dengan ballon- balon yang digelembungkan
  3. Pagari kolam renang
  4. Awasi anak bila dekat dengan sumber air
  5. Jaga agar pintu kamar mandi selalu tertutup
  6. Kosongkan kolam yang tidak diperlukan
  7. Pegang selalu satu tangan anak bila  dikamar mandi
  • Kendaraan bermotor
  • Jatuh
  1. Pagari tangga dibagian atas dan bawah jika anak dapat    menjangkau bagian tersebut
  2. Pakaikan bayi dengan sepatu dan pakaian yang tiudak lengket
  3. Hindari walker
  4. Jauhkan perabot berat
  • Keracunan
  1. Berikan medikasi sebagai obat, bukan sebagai permen
  2. Jangan berikan obat selain resep dokter
  3. Simpan obat – obat yang  beracun
  4. Sediakan sirup ipekak di rumah
  • Luka bakar
  1. Tempatkan pelindung di depan dan mengitari  alat panas, tempat api atau tungku pemanas
  2. Simpan kawat listrik secara tersembunyi
  3. Tempatkan pelindung plastik diluar jalur listrik
  4. Simpan taplak meja diluar jangkauan

 

II.      Pencegahan Cedera Selama Masa Kanak – kanak

a.Kendaraan bermotor

            Kemampuan perkembangan

  1. Jalan lari dan memanhat
  2. Mampu membuka pintu dan pagar
  3. Dapat mengendarai sepeda roda tiga
  4. Dapat melempar bola dan objek lain

Cara pencegahan

  1. Gunakan restrain mobil yang disetujui,bila restrain tidak ada gunakan sabuk pengaman
  2. Awasi anak ketika bermain diluar
  3. Jangan membiarkan anak bermain dipinggir jalan atau dibelakang mobil yang diparkir
  4. Jangan megijinkan ank ditupukan daun,salju,atau kardus besar diarea lalu lintas
  5. Awasi penggunaan sepeda roda tiga
  6. Kunci kran dan pintu jika anak tidak diawasi secara langsung
  7. Ajarkan anak untuk mematuhi aturan keselamatan pejalan kaki:
  • Patuhi aturan lalu lintas
  • Berdiri selangkah dibelakang pinggir jalan sampai tiba waktunya untuk menyeberang
  • Lihat kiri kanan pada saat akan menyeberang
  • Gunakan trotoar
  • Gunakan warna terang diwaktu malam,dan kenakan bahan fluoresen untuk pakaian

b.Luka bakar

Kemampuan perkembangan

  1. Mampu mencapai ketiggian dengan memanjat,berjinjit,berdiri di atas sepatu,dan meggunakan objek sebagai tangga
  2. Menarik objek
  3. Mengexploreasi lubang dan bukaan
  4. Dapat membuka laci dan lemari+
  5. Tidak sadar sumber –sumber potensi panas atau api
  6. Bermain dengan objek mekanis

Cara mencegah:

  1. Putar pegangan pot menghadap kebelakang stove
  2. Letakan alat listrik,seperti pembuat kopi,panci panas dan mesin popcorn,menghadap kebelakang
  3. Tempatkan pagar pelindung di depan radiator,tempat air,atau elemen panas lainnya
  4. Simpan korek dan pemantik rokok diarea terkunci dan tidak terjangkau
  5. Tempatkan lilin yang terbakar,dupa,makanan panas,asbak,dan rokok di luar jangkauan
  6. Jangan membiarkan taplak meja menjuntai dalam jankauan anak –anak
  7. Jangan membiarkan kaat listrik dari setrika atau alat –alat lain menjuntai dalam jangkauan anak -anak
  • Tutupi outlet listrik dengan alat pelindung
  • Jaga agar kabel – kabel listrik tersembunyi atau jauh dari jangkauan
  • Jangan membiarkan anak untuk bermain main dengan alat – alat listrik, kabel atau pemantik
  • Tekankan bahaya dari api yang terbuka, ajarkan apa artinya “Panas”
  • Periksa selalu suhu air mandi, atur suhu pemanas air pada suhu 49 derajat celcius atau lebih rendah. Jangan membiarkan anak untuk bermain dengan kran
  • Pakaikan tabir surya dengan SPF atau lebih tinggi jika anak terpapar sinar matahari

c. Keracunan

Kemampuan perkembangan

  1. Eksplorasi dengan menempatkan objek ke dalam mulut
  2. Dapat membuka laci, lemari, dan wadah – wadah
  3. Memanjat
  4. Tidak dapat membaca tabel peringatan
  5. Tidak mengetahui dosis atau jumlah yang aman

      Cara mencegah

  1. Letakkan semua zat- zat beracun dalam lemari terkunci atau di luar jangkauan ( termasuk tanaman )
  2. Bereskan kembali obat – obat dan racun
  3. Beritahu obat sebagai obat, bukan sebagai permen
  4. Jangan menyimpan kelebihan zat toksik dalam jumlah besar
  5. Buang dengan segera wadah- wadah zat beracun yang sudah kosong
  6. Ajari anak untuk tidak bermain di tempat sampah
  7. Jangan pernah melepas label dari wadah – wadah bahan beracun
  8. Sediakan sirup ipekah di rumah, gunakan hanya jika di anjurkan
  9. Ketahui nomor telepon dan lokasi pusat kendali racun terdekat

d. Jatuh

Kemampuan perkembangan

Dimana anak mampu membuka pintu dan beberapa jendela, naik dan turun tangga, persepsi dalam tidak tepat

Cara mencegah

  1. Jaga agar tirai tetap berada di jendela, dipasang dengan benar dan menggunakan pagar pelindung
  2. Tempatkan pagar di tangga bagian atas dan bawah
  3. Jaga agar pintu tetap terkunci atau gunakan penutu knop pintu yang resisten terhadap anak – anak di pintu masuk ke tangga, serambi yang tinggi, atau tempat – tempat tinggi lainnya, seperti tempat meluncurkan pakaian kotor
  4. Pindahkan permadani yang tidak aman atau tidak rata
  5. Gunakan kesed yang tidak licin dibalhtub atau shower
  6. Jaga agar pagar boxs bayi tetap terpasang penuh dan matras berada pada ketinggian yang lebih rendah
  7. Letakkan karpet di bawah boxs atau di dalam kamar mandi
  8. Jaga agar mainan – mainan yang besar dan atau bantalan bumper berada diluar boxs bayi atau playpen, pindahkan ke tempat tidur sedang jika anak sudah mampu merangkak keluar dari boxs
  9. Hindari penggunaan walker terutama jika di dekat tangga
  10. Kenakan pakaian yang aman
  11. Jaga agar anak tetap direstrain ketika berada di kendaraan, jangan pernah meninggalkannya tanpa pengawasan di dalam kereta belanja atau stroller
  12. Awasi anak ketika berada di taman bermain

e. Tersedak dan asfiksia

Kemampuan perkembangan

Berhubungan dengan anak yang mulai menempatkan segala sesuatu di mulut, dapat menelan potongan makanan yang keras atau tidak dapat di makan

Cara mencegah

  1. Hindari potongan daging yang besar dan bulat, seperti hot dog utuh
  2. Hindari  buah dengan biji, ikan dengan tulang, kacang kering, permen keras, permen karet, kacang tanah, popcorn, anggur, manisan putih dan empuk
  3. Pilih mainan yang besar dan kuat tanpa tepi yang keras atau bagian – bagian yang dapat dilepas lepas
  4. Buang lemari es tidak terpakai, oven dsb
  5. Jaga agar transmiter pintu garasi tetap berada di tempat yang tidak dapat di jangkau anak – anak
  6. Pilih kotak atau kotak mainan yang aman tanpa bagian penutup yang berat dan berengsel

f. Cedra tubuh

Kemampuan perkembangan

Perkembangan anak yang belum sempurna, masih kaku pada banyak ketrampilan, mudah didistraksi dari tugas – tugas, tidak sadar tentang bahaya potensial dari orang asing atau orang lain

Cara mencegah

  1. Hindari memberikan objek tajam atau lancip
  2. Jangan membiarkan lolypop berada di mulut ketika berjalan atau berlari
  3. Ajarkan kewaspadaan, keamanan
  4. Simpan semua alat yang berbahaya atau alat perkebunan dan pemadam api di dalam lemari terkunci
  5. Waspada adanya binatang, termasuik binatang peliharaan
  6. Gunakan kasadan detal pada area kaca yang besar, seperti pintu kaca
  7. Ajarkan tentang keamanan pribadi
  8. Hindari pakaian pribadi di tempat umum
  9. Ajarkan anak untuk tidak pergi dengan orang asing
  10. Ajarkan anak untuk memberi tahu ortunya bila merasa keamanannya terganggu
  11. Selalu mendengarkan masalah anak
  12. Ajarkan assertivitas pada anak

 

III.      Pencegahan Cedera Selama Usia Sekolah

a. Kendaraan bermotor

Perkembangan kemampuan

Semakin terlibat dalam aktivitas – aktivitas yang jauh dari rumah, tertarik dengan kecepatan dan gerakan, mudah didestraksi oleh lingkungan, dapat diberi alasan

Cara mencegah

  1. Ajari anak tentang penggunaan sabuk pangaman yang tepat pada saat berada di dalam mobil
  2. Pertahankan disiplin ketika berada di dalam mobil
  3. Tekankan perilaku pajalan kaki yang aman
  4. Tetap gunakan pakaian yang aman

 b. Tenggelam

Kemampuan perkembangan

Keadaan psikis yang cenderung berlebihan dapat bekerja keras untuk menyempurnakan suatu ketrampilan dan mempunyai aktivitas motorik kasar yang bersifat waspada tetapi kurang paham, suka berenang

Cara mencegah

  1. Ajari anak untuk berenang
  2. Ajari tentang aturan dasar keamanan air
  3. Plih tempat yang aman dan diawasi untuk berenang
  4. Periksa kedalaman air
  5. Berenang dengan seorang teman
  6. Gunakan alat pelampung
  7. Adovokasi untuk legislasi yang memerlukan olahraga di sekitar kolam
  8. Pelajari RJP (Resusitasi Jantung Paru)

c. Luka bakar

Kemampuan perkembangan

Anak usia sekolah mengalami peningkatan kemandirian, suka berpetualang dan menikmati mencoba hal – hal baru.

Cara mencegah

  1. Instruksikan pada anak tentang perilaku di daerah yang melibatkan kontak dengan bahaya kebakaran
  2. Instruksikan perilaku tepat pada tempat kebakaran
  3. Ajarkan memasak yang aman

d. Keracunan

Kemampuan perkembangan

Perkembangan anak dalam mengikuti aturan kelompok, dapat dengan mudah di pengaruhi oleh sebaya, dan kesetiaan yang kuat pada teman.

Cara mencegah

  1. Ajari anak tentang bahaya menggunakan obat – obat dan bahan kimia yang tidak diresepkan dokter termasuk aspirin dan alkohol
  2. Ajari anak untuk mengatakan “ Tidak “ bila ditawari obat – obat atau minuman oleh orang yang tidak dikenal
  3. Jaga agar produk – produk yang berbahaya tidak dibuat main anak .

e. Cedera tubuh

Kemampuan peerkembangan

  1. Keterampilan fisik telah meningkat
  2. Memerlukan aktifitas fisik yang kuat
  3. Tertarik dalam mendapatkan keterangan baru dan menyempurnakan keterangan yang sudah ada.
  4. Berani dan menantang khususnya yang sebaya.
  5. Sering bermain ditempat yang berbahaya.
  6. Percaya diri sering melebihi kapasitas fisik.
  7. Menuntut loyalitas kelompok dan punya kebutuhan.
  8. Mengupayakan prestasi berbahaya.
  9. Menemani teman ke fasilitas yang berpitensi bahaya.
  10. Menyukai aktifitas fisik Cenderung berlebihan.
  11. Pertumbuhan tinggi badan melebihi pertumbuhan otot dan koordinasi.

Untuk menghindari terjadinya cedera:

  1. Bantu memberikan fasiilitas untuk aktifitas yang diawasi.
  2. Anjurkan untuk bermain di tempat yang aman.
  3. Pertahankan pemadam api aman terkunnci terkecuali jika anak berada dibawah pengawasan oraang dewasa
  4. Ajarkan perawatan yang tepat, penggunaan dan pelihar alat – alat yang berpotensi bahaya.
  5. Ajarkan anak tidak mengusik atau mengejutkan anjing, memasuki teritorialnya, mengambil mainan anjing atau menggangu.
  6. Tekankan perlindungan mata, telinga, mulut.
  7. Ajarkan keamanan mengenai penggunaan alat korektif.
  8. Tekankanpilihan, penggunaaan, perawatan alat – alat olah raga dan rekreasi, waspadai olah raga – olah raga yanga berbahaya.
  9. Gunakan kacamata pelindung .
  10. Ajarkan nama, alamat dan telepon, dan bagaiamana caranya meminta bantuan dari orang yang tepat bila tersesat, pasang identifikasi pada anak.
  11. Ajarkan keamanan pribadi
  12. Hindari pakaian pribadi ditempat umum.
  13. Jangan pergi dengan orang asing.
  14. Beritahu orang tua bila seseorang membuat anak merasa tidak nyaman dengan cara apapun.
  15. Selalu mendengarkan masalah anak mengenai perilaku orang lain.
  16. Katakan “ tidak “ bila dihadapkan pada situasi tidak nyaman.

 

 IV.      Pencegahan Cedera Selama Remaja

Kemampuan Perkembangan yang berhubungan denagan resiko terhadap cidera

  1. Kebutuhan akan kemandirian dan kebebasan
  2. Menguji kemandirian
  3. Usia memungkinkan untuk mengendarai kendaraan bermotor
  4. Kecenderungan terhadap pengamblan resiko
  5. Perasaan tidak dapat terganggu
  6. Kebutuhan akan penyaluran energi
  7. Kebutuhan yang kuat akan persetujuan teman sebaya
  8. Dapat  melakukan hal – hal yang berbahaya
  9. Insiden puncak untuk latihan dan partisipasi dalam olah raga
  10. Akses pada alat yang lebih kompleks, objek dan lokasi
  11. Dapat bertanggung jawab atas tindakan sendiri

a. Kendaraan bermotor / bukan motor

  1. Pejalan kaki:Tekankan perilaku pejalan kaki yang aman
  2. Penumpang:Tingkatkan perilaku yang tepat ketika mengendarai kendaraan bermotor
  3. Pengemudi:Berikan pendidikan mengemudi
  4. Ajarkan tingkatkan keamanan pemeliharaan kendaran
  5. Ajarakan pemakaian pakaian yang aman
  6. Tekankan bahaya dari obat – obat

b. Tenggelam

  1. Ajarkan orang yang bukan perenang untuk berenang
  2. Ajarkan aturan dasar keamanan air
  3. Pemilihan yang bijaksana terhadap tempat untuk berenang
  4. Berenang dengan teman

c. Luka bakar

  1. Tekankan prilaku yang tepat diarea dengan bahaya terbakar
  2. Anjurkan menghindari pajanan berlebihan pada sinar matahari
  3. Hindari merokok
  4. Anjurkan penggunaan tabir surya

d. Keracunan

  • Ajarkan bahaya penggunaan obat termasuk alkohol`

e. Jatuh

  • Ajarkan keamanan umum disemua aktifitas

f. Cedera tubuh

  1. Tingkatkan pemahaman tentang olah raga dan penggunaan alat olah raga yang tepat
  2. Instruksikan penggunaan peralatan yang aman
  3. Waspada terhadap tanda depresi
  4. Instruksikan penggunaan alat korektif yang tepat
  5. Hindari penggunaan dan atau penyediaan alat olah raga berbahaya
  6. Anjurkan prinsip keselamatan dan pencegahan
Pencegahan Kecelakaan Pada Anak.

 

Incoming search terms:

Posted by 0 Responses
 

Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates..

And then confirm your email subcription

   

No Comment to “PENCEGAHAN KECELAKAAN PADA ANAK”

  1. Comments are closed.
Jul
10
2012